Caries experience, periodontal health, and oral treatment needs of pregnant women
Assalamualaikum Seperti dalam tajuk kat atas ni,aku nak ceritakan pengalaman aku cabut gigi geraham yang berlubang semasa mengandung 21weeks. Kebetulan bawah ofis aku ni ada klinik gigi kat tingkat 2, makanya dengan perasaan yang gementar aku pun meneruskan la misi mencabut jugak. Ketikaterlalu sering makanan menyelip di gigi, maka sebaiknya jangan terus-terusan 'mencongkelnya' dengan tusuk gigi. Sebab, justru permukaan tusuk gigi yang cenderung tajam akan mengenai gusi. "Bisa dibayangkan kan benda yang keras kena permukaan lunak kan bisa menimbulkan luka. Sehingga, bisa dipastikan bahwa ada sisa makanan terselip tidak Sashapencegah gigi berlubang yang mengandung siwak asli, fluoride dan kalsium. Kesalahan masa lalu dalam merawat gigi anak menjadi pengalaman berharga. Untuk itu aku dan suami perlu ekstra keras menanamkan disiplin menjaga kesehatan gigi kepada kedua adiknya. Nafas segar, jauh dari bau mulut dan juga gigi berlubang. Balas Hapus wahahasetelah baca poin 1 s.d 3, lah itu semua yang kami sekeluarga lakukan. Wah peluang gigi berlubang semakin besar ni. Ok lah akhirnya demi kenyamanan biar tidak perlu merasakan sakit gigi karena gigi berlubang dan tidak keluar rumah untuk ke dokter gigi yang pastinya ribet banget, kami sepakat buat meminimalisir poin nomor 1 s.d 3. Tapi nomor 4 kami masih bingung. Digunakanuntuk berkumur-kumur selama beberapa menit. 4. Akar kecbung (50 gr), daun legetan arak (10 lembar), kunyit (10 gr) digiling halus, diseduh dengan air mendidih, disaring, dipakai untuk berkumur kemudian diminum setelah diberi sedikit garam. Daunnya sering digunakan untuk mengobati bengkak karena sakit gigi, dengan cara: 1. . Masalah gigi yang akan dialami ibu hamil Gusi Mudah BerdarahBumil kerap mengalami gingivitis, yaitu peradangan yang terjadi pada gusi. Ini merupakan tahap awal munculnya penyakit periodontal yang terjadi ketika gusi menjadi merah, membengkak dan mudah berdarah. Ini bisa terjadi akibat peradangan yang mungkin diperburuk oleh perubahan hormon selama hamil. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh kurangnya kebiasaan menjaga kesehatan gigi dengan Mudah Berlubang karena MuntahSering muntah atau morning sickness yang dirasakan dapat menyebabkan wanita hamil enggan menggosok gigi. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan. Karena muntahan yang keluar mengandung asam yang dapat mengikis atau merusak gigi dan plak kotoran gigi tidak dibersihkan dengan baik dan lama kelamaan akan mengeras menjadi karang gigi. Akumulasi karang gigi yang menjadi tempat bakteri berkembang biak menyebabkan gusi semakin meradang, bahkan merusak tulang sehingga pada tingkat lanjut dapat menyebabkan kegoyangan Hamil Perlu Memeriksakan Gigi ke DokterRekomendasi perawatan mulut selama kehamilan dengan kombinasi perawatan di rumah maupun secara profesional yang dilakukan oleh dokter gigi sangat penting. Menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari dan membersihkan sela gigi dengan benang khusus memiliki peran utama dalam meningkatkan kesehatan mulut. Selain itu, perawatan gigi lainnya, seperti pembersihan karang gigi atau penambalan boleh dilakukan selama masa kehamilan. Namun sebaiknya, tindakan tersebut dilakukan pada trimester Terjadinya Karies Gigi Bertambah ParahKaries gigi yang berlanjut menjadi lubang pada gigi yang dibiarkan dan semakin dalam akan menyebabkan sakit gigi, dan kemungkinan infeksi terus berlanjut ke jaringan pendukung gigi. Maka dari itu segera periksakan gigi ke doker gigi dan melakukan pnambalan gigi agar tidak semakin parah kariesnya maksimal ibu hamil bisa melakukan penambalan gigi di trimester kasus seperti ini, perawatannya dapat melibatkan pemeriksaan foto rontgen yang sebaiknya tidak dilakukan pada ibu hamil karena menyebabkan janin terpapar radiasi. Masalah gigi berlubang dapat dialami oleh siapa saja, termasuk wanita hamil. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya jangan tunda lagi untuk periksa ke dokter gigi terdekat. Tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman bagi si calon ibu, masalah gigi berlubang ternyata juga bisa membahayakan bayi dalam kandungan, lho! Kok, bisa? Tanpa disadari, kehamilan membuat wanita lebih rentan mengalami penyakit gigi dan mulut. Hal ini dipengaruhi oleh hormon kehamilan yang menyebabkan gusi membengkak dan lebih mudah berdarah dari biasanya. Kondisi ini pula yang bisa memperburuk sakit gigi atau justru mencetuskan masalah baru yang belum pernah ada saat sebelum hamil. Selama mengandung, calon ibu cenderung lebih banyak ngidam yang biasanya berupa makanan sumber karbohidrat atau makanan manis. Meski sebetulnya bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan bayi, Anda juga perlu waspada sebab kandungan gula di dalamnya menjadi makanan favorit bagi bakteri untuk berkembang biak. Jika tidak diimbangi dengan menyikat gigi secara rutin, hal tersebut diam-diam bisa memicu kerusakan gigi sehingga ibu hamil lebih rentan mengalami gigi berlubang. Terlebih lagi jika Anda kerap mengalami mual muntah selama kehamilan alias morning sickness, mulut akan banyak terpapar zat asam dari lambung. Nah, zat asam itulah yang akan menggerogoti lapisan enamel gigi dan lambat laun menyebabkan gigi berlubang. Baca juga Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi Scaling? Bahaya gigi berlubang saat hamil untuk kesehatan janin Mengalami gigi berlubang tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi wanita hamil. Tidak hanya harus berkutat dengan rasa nyerinya, masalah yang kerap dianggap sepele ini diam-diam bisa membahayakan janin, lho! Ketika gigi berlubang dibiarkan terus membusuk di dalam mulut, bakteri yang menggerogoti gigi bisa masuk ke jaringan dalam gusi hingga mencapai saraf dan pembuluh darah pulpa. Bakteri akan ikut ke dalam aliran darah dan berpotensi menyerang organ dalam tubuh lainnya. Pada wanita hamil, bakteri tersebut bahkan bisa mencapai plasenta janin dalam kandungan. Penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan penyakit periodontal lebih berisiko melahirkan bayi prematur atau berat badan lahir rendah BBLR, dibandingkan dengan wanita yang gigi dan gusinya sehat. Itulah kenapa sangat penting untuk periksa gigi sebelum hamil, bahkan sejak Anda merencanakan kehamilan. Upaya ini bukan cuma untuk menjaga kenyamanan si ibu selama kehamilan, tetapi juga demi menjaga kesehatan janin Anda nantinya. Cara mengatasi gigi berlubang saat hamil yang aman Selain memperhatikan asupan makanan, menjaga kesehatan gigi dan mulut juga tak kalah penting untuk mewujudkan kehamilan yang sehat. Hal ini dapat dilakukan dengan rajin menyikat gigi minimal 2 kali sehari pada pagi dan malam hari. Namun, bagaimana jika sudah terlanjur mengalami gigi berlubang ketika sedang hamil? Tenang, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang saat hamil yang aman, yaitu 1. Periksa ke dokter gigi Setelah menyadari adanya gigi berlubang, entah itu menyebabkan nyeri atau tidak, segera periksakan diri ke dokter gigi terdekat. Hindari menenggak obat sakit gigi sembarangan karena tidak semua obat dinyatakan aman untuk wanita hamil. Dokter gigi biasanya akan bekerja sama dengan dokter spesialis kandungan untuk menentukan perawatan paling aman pada gigi berlubang Anda. Kalaupun Anda memerlukan prosedur cabut gigi atau tambal gigi, tindakan ini mungkin saja dilakukan jika kehamilan Anda memasuki trimester kedua. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter mengenai keamanannya. Baca selengkapnya Amankah Mencabut Gigi untuk Ibu Hamil dan Menyusui? 2. Minum air atau berkumur setelah muntah Jika Anda mengalami morning sickness, segeralah minum air putih atau berkumur-kumur tiap kali selesai muntah. Kebiasaan ini dapat membantu membilas zat asam lambung yang menempel pada gigi. Hindari langsung menyikat gigi setelah muntah-muntah, sebab mulut Anda sedang dalam kondisi asam. Tunggu dulu setidaknya 1 jam sebelum Anda menyikat gigi. 3. Kurangi konsumsi makanan sumber karbohidrat atau mengandung gula Meskipun rasa ngidam makanan manis sedang menggebu-gebu, tetap batasi konsumsinya demi menjaga kesehatan gigi Anda. Alihkan dengan camilan yang lebih sehat seperti kraker gandum, jus sayuran, dan potongan buah. Setelah itu, jangan lupa segera menyikat gigi untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Memang tidak semua wanita pasti akan mengalami gigi berlubang saat hamil. Akan tetapi, masalah ini tidak boleh disepelekan sebab risikonya tetaplah ada. Buatlah jadwal rutin dengan dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan gigi Anda. Terutama jika Anda sudah memiliki gigi berlubang atau masalah periodontal lainnya, bicarakan lebih lanjut dengan dokter mengenai perawatan gigi yang tepat dan aman untuk wanita hamil. Baca juga 15 Keluhan Saat Hamil yang Paling Umum dan Cara Mengatasinya 6 Referensi Tim Editorial HonestDocs berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat kepada pembaca kami. Kami bekerja dengan dokter dan praktisi kesehatan serta menggunakan sumber yang dapat dipercaya dari institusi terkait. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang proses editorial kami di sini. Artikel ini hanya sebagai informasi kesehatan, bukan diagnosis medis. HonestDocs menyarankan Anda untuk tetap melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang ahli dibidangnya. Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat Ibu Hamil Melakukan Perawatan Gigi Foto Shutter StockKesehatan gigi dan mulut termasuk hal penting yang perlu dijaga ibu hamil. Berbagai masalah seperti sakit gigi, nyeri gusi, hingga gigi berlubang sering kali membuat ibu hamil merasa tidak nyaman. Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor kebersihan gigi yang buruk pada ibu hanya itu, masalah gigi berlubang pada ibu hamil sepertinya tidak boleh disepelekan, Moms. Tapi, benarkah kondisi gigi ibu hamil yang berlubang bisa berpengaruh pada kesehatan janin?Penjelasan soal Bahaya Tidaknya Gigi Ibu Hamil Berlubang bagi JaninBahaya gigi berlubang pada ibu hamil untuk janin. Foto Shutter StockGigi berlubang yang tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan masalah selama kehamilan dan dapat berpengaruh pada kondisi bayi di dalam kandungan. Hal ini dijelaskan dalam Pedoman Pemeliharaan Gigi dan Mulut Ibu Hamil dan Anak Usia Balita yang diterbitkan Kemenkes RI, Dirjen Bina Upaya Kesehatan Tahun beberapa kasus, gigi berlubang yang sudah parah atau kronis biasanya harus mendapatkan tindakan pencabutan agar infeksi tidak menyebar ke bagian mulut lainnya. Sedangkan, tindakan pencabutan gigi saat hamil sebenarnya perlu dihindari karena dapat membahayakan janin akibat penggunaan obat anestesi atau timbulnya stres pada ibu saat tindakan hanya itu, kondisi gigi berlubang yang tidak dirawat juga berisiko menimbulkan masalah sistemik selama kehamilan, sehingga bisa menyebabkan kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah BBLR. Penelitian yang dilakukan di RS Hasan Sadikin pada tahun 2006 menyatakan bahwa terdapat hubungan antara penderita infeksi gigi dan gusi periodontal dan periodontitis kronis dengan kejadian ibu hamil gunakan pasta gigi atau odol. Foto Shutter StockIbu hamil penderita periodontitis kronis beresiko 10,9 kali lebih besar memiliki bayi BBLR, sementara mereka yang menderita infeksi periodontal, memiliki resiko terhadap terjadinya BBLR sebanyak 19,2 kali dibanding yang normal. Selain itu, Dr. Steven Offenbacher, Direktur Center of Oral and Systemic Diseases di University of North Carolina juga menjelaskan bahwa risiko tersebut sama kuatnya dengan risiko yang timbul akibat merokok atau mengonsumsi alkohol selama diketahui juga, bahwa bayi yang lahir prematur atau lahir dengan berat badan rendah dapat memiliki risiko cedera otak, serta masalah dengan penglihatan dan pendengaran di kemudian hari. Oleh sebab itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut demi kelancaran proses kehamilan. Jika mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut-termasuk gigi berlubang saat hamil, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan perawatan terbaik yang aman. Kehamilan adalah waktu yang indah, tentu saja Mama akan melakukan segalanya untuk memastikan 9 bulan yang sehat. Menjaga pola makan, berolahraga, dan bahkan meninggalkan beberapa kebiasaan yang dapat membahayakan dilakukan demi merasakan kehamilan yang sementara semua ini penting untuk kesehatan secara keseluruhan selama kehamilan, penting juga agar Mama tidak mengabaikan kesehatan satu masalah kehamilan yang tidak terduga adalah rasa sakit atau sensitivitas gigi hingga gigi dengan kebiasaan merawat gigi yang baik Mama tetap memiliki risiko untuk mengalami gigi berlubang yang disebabkan oleh perubahan Mama tahu bahwa gigi berlubang saat hamil membahayakan kandungan? Kali ini sudah merangkumnya informasinya untuk Mama Saat hamil trimester kedua bisa mengalami risiko gigi berlubangFreepik/Valeria_aksakovaSebagian besar perempuan yang sedang hamil mengantisipasi beberapa ketidaknyamanan selama kehamilan orang telah mendengar cerita tentang morning sickness yang mengerikan, bukan rahasia lagi bahwa kehamilan dapat membuat kaki bengkak, sakit punggung, sakit gigi dan masalah gigi selama kehamilan lebih umum daripada yang disadari oleh beberapa orang. Tubuh mengalami banyak perubahan selama cara yang sama, peningkatan estrogen dan progesteron dapat menyebabkan gigi Mama rentan terhadap plak plak ini dapat menjadi akar penyebab pendarahan gusi dan peradangan, suatu kondisi yang dikenal sebagai gingivitis yang mengalami gigi berlubang, terkena infeksi gusi serius yang menghancurkan tulang yang menopang gigi yang menyebabkan Mama harus cabut Picks2. Gigi berlubang menurunkan selera makanFreepik/YanalyaJika Mama terus-menerus meraih cemilan bergula atau tinggi karbohidrat untuk memuaskan hasrat, ada risiko kerusakan gigi yang mengakibatkan gigi sedang mengalami sakit gigi tentu akan mengganggu selera makan, sehingga sulit untuk makan atau minum. Mama yang tidak makan akibatnya tidak memiliki nutrisi untuk diserap si ini tentu membahayakan kehamilan Mama dan akan menghambat perkembangan si Janin. Selain itu Mama yang menderita dengan refluks asam atau mual di pagi hari, sering muntah atau asam lambung dapat secara perlahan merusak email gigi Mama. Hal ini dapat memicu sensitivitas Gigi yang berlubang dapat memicu gangguan pada kehamilanFreepik/Dashu83Meskipun terlihat sepele tetapi permasalahan gigi berlubang dapat membahayakan kesehatan si Janin, sebab gigi berlubang diakibatkan oleh kuman dan bakteri yang masuk ke dalam ini dapat menyebar ke dalam organ tubuh lainnya melalui aliran darah, sehingga dapat mengganggu kesehatan si Janin dan menghambat perkembangannya. Risiko yang dapat terjadi yaitu keguguran dan Pencabutan gigi saat hamil lebih baik dilakukan di trimester keduaFreepik/NensuriaJika Mama mengalami penyakit periodontal selama kehamilan dan dokter gigi Mama tidak dapat menyelamatkan gigi yang berlubang, pencabutan selama trimester kedua dapat menghentikan rasa sakit dan ini didukung oleh American Pregnancy Association, tindakan merawat gigi berlubang masa kehamilan ideal dilakukan saat memasuki trimester kedua bila mengalami gigi berlubang segera konsultasikan kepada dokter, Mama tidak boleh asal untuk langsung minum obat saat gigi sedang sakit. Sebab penggunaan obat yang tidak tepat dapat memicu masalah pada Melakukan perawatan gigi setiap 3 bulan sekali saat hamilFreepik/PressfotoPembersihan gigi rutin selama hamil tidak membahayakan kandungan Mama. Sehingga Mama dapat terus menjadwalkan pembersihan ini seperti biasa. Faktanya, membersihkan gigi bisa menghilangkan sensitivitas yang disebabkan oleh terlalu banyak juga dapat memperkecil risiko gigi berlubang pada masa kehamilan. Melakukan perawatan gigi yang lebih sering saat hamil sebaiknya setiap 3 bulan dibandingkan dengan setiap 6 bulan. Jadi selama hamil Mama harus tetap menjaga kebersihan gigi ya!Berikut tadi informasi tentang gigi berlubang saat hamil yang harus diperhatikan. Pastinya mengalami gigi berlubang saat hamil menjadi hal yang tidak menyenangkan bagi para calon ibu. Tetapi jangan sampai salah menanganinya lho, begini cara mengatasi yang tepat, simak ulasannya yuk! Baca Juga Sering Disepelekan, Ini Penyebab Gigi Berlubang yang Wajib Kamu Ketahui Ternyata mengatasi gigi berlubang saat hamil tidak boleh dilakukan sembarangan lho. Berikut ini adalah cara yang tepat untuk mengatasinya, antara lain Rajin menyikat gigi Cara utama untuk mengatasi gigi berlubang saat hamil adalah menyikat gigi selama dua menit sebanyak dua kali sehari sebelum sarapan dan sebelum tidur dengan pasta gigi berflorida. Bila rasa pasta gigi menyebabkan kamu mual, cobalah ganti pasta gigi dengan rasa buah. Jangan menyikat gigi setelah muntah karena dapat merusak gigi. Cara yang dapat kamu lakukan yaitu letakkan pasta gigi di jari, gosokkan di gigi dan gusi, lalu bilas dan kumur-kumur dengan air. Gunakan sikat gigi berbulu halus Sebaiknya gunakan sikat gigi berbulu halus karena bulu yang kasar bisa merusak lapisan enamel lebih cepat dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Gunakan benang gigi Gunakan benang gigi sekali sehari dan sebaiknya gunakan sebelum tidur agar tidak ada sisa makanan yang menempel karena dapat menyebabkan gigi berlubang. Berkumur air garam untuk atasi gigi berlubang saat hamil Berkumur dengan air garam bisa jadi cara untuk mengatasi sakit gigi saat hamil. Jika masalah gigi disebabkan oleh gusi bengkak atau iritasi, berkumur dengan air garam dapat membantu mencegah infeksi gusi terjadi. Kurangi konsumsi makanan manis Sebaiknya para ibu hamil mengonsumsi makanan yang sehat dan gizi yang seimbang dan jangan sering makan makanan manis. Konsumsi kalsium dan makanan tinggi vitamin A dan C Konsumsilah makanan yang kaya akan vitamin dan mineral, terutama kalsium, selama hamil, untuk membantu memperkuat gigi. Selain itu, makan makanan tinggi vitamin A dan C dianggap efektif untuk melawan peradangan dan penyakit gusi. Konsultasi ke dokter gigi Konsultasikanlah masalah gigi untuk memastikan kebersihan gigi dan merawat organ mulut di dokter gigi adalah cara mengatasi sakit gigi saat hamil yang paling tepat. Hal ini dikarenakan gigi berlubang dapat membahayakan kesehatan sang janin, sebab gigi berlubang diakibatkan oleh kuman dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Bakteri ini dapat menyebar ke dalam organ tubuh lainnya melalui aliran darah, sehingga dapat mengganggu kesehatan janin dan menghambat perkembangannya. Risiko yang dapat terjadi yaitu keguguran dan prematur. Obat alami atasi gigi berlubang saat hamil Selain cara-cara sederhana yang dapat dilakukan menurut World Health Organization WHO, berikut ini beberapa obat alami yang dapat digunakan untuk atasi gigi yang berlubang saat hamil, antara lain Larutan garam Larutan garam mampu melawan bakteri dan mengusir partikel makanan yang tersangkut, tetapi juga memiliki efek menenangkan. Caranya dengan mencampurkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan berkumurlah dengan campuran tersebut. Cengkeh untuk atasi gigi berlubang saat hamil Selain dijadikan bumbu dapur, ternyata cengkeh dapat dijadikan obat alami untuk mengatasi sakit gigi. Cengkeh dalam bentuk jel seringkali digunakan pada gigi dan gusi untuk mengurangi rasa sakit saat penyuntikan oleh dokter gigi. Cara menggunakan cengkeh sebagai obat alami gigi berlubang juga terbilang mudah. Kamu bisa menyimpan seluruh cengkeh di antara gigi atau oleskan minyak cengkeh pada kapas dan tahan di daerah gigi yang sedang sakit. Bawang putih Sudah tak asing lagi bahwa bawang putih memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, seperti halnya untuk mengatasi gigi berlubang. Hal ini dikarenakan bawang putih memiliki kandungan alicin atau zat yang memiliki sifat antibakteri dan efek menenangkan instan. Caranya dengan menghaluskan bawang putih, lalu membungkusnya dengan kapas, dan memegangnya kuat di antara gigi. Tetapi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk lebih amannya lagi. Air teh Teh hitam biasa digunakan untuk mengatasi sakit gigi. Kandungan tanin yang ada di dalam teh hitam dapat berfungsi mengurangi peradangan dan mengurangi pembengkakan. Caranya dengan merebus teh dalam air, biarkan hingga dingin, dan bilas. Selain itu kamu bisa juga menyelupkan kantong teh dalam air hangat kemudian berkumur dengannya. Obati gigi berlubang saat hamil dengan peppermint Daun peppermint ternyata memiliki sifat menghilangkan rasa sakit yang luar biasa. Kamu cukup merebus beberapa daun mint, dan meminumnya seperti teh peppermint seperti teh. Selain itu kamu juga bisa menggunakannya dengan cara berkumur atau dengan mengunyahnya saja. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya! Masalah gigi berlubang membuat penderitanya merasa sangat tidak nyaman. Kondisi gigi berlubang dapat terjadi pada siapapun, termasuk gigi berlubang pada ibu hamil. Kemungkinan gigi berlubang pada ibu hamil dapat terjadi terutama ketika tidak merawat gigi dengan baik. Namun, ternyata meskipun sudah merawat gigi dengan baik, kehamilan tetap dapat memicu masalah gigi untuk beberapa wanita. Kondisi tersebut bisa terjadi karena selama hamil terdapat peningkatan hormon yang dapat memengaruhi respons tubuh terhadap plak atau lapisan kuman di gigi. Alhasil, penyakit gusi dan gigi, termasuk gigi berlubang dapat terjadi. Artikel terkait Gigi sensitif rawan dialami oleh Bumil, bagaimana cara menanganinya? Harus Anda ketahui, kondisi gigi berlubang pada ibu hamil jangan dianggap enteng. Sebab, gigi berlubang pada ibu hamil dipercaya dapat memicu risiko yang tidak diinginkan. Gigi berlubang pada ibu hamil memengaruhi kondisi kandungan Seperti, berisiko menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Seluruh kemungkinan buruk itu terjadi karena bakteri atau virus yang masuk dari lubang gigi ke pembuluh darah. Dilansir dari situs verywell family, kondisi tersebut sudah dibuktikan oleh penelitian. Beberapa risiko itu kemungkinannya terjadi akibat bakteri pembusukan gigi mengeluarkan berbagai jenis zat yang memengaruhi kondisi kandungan. Di sisi lain, menurut informasi dari BetterHealth, penelitian telah menemukan adanya hubungan antara penyakit gusi pada ibu hamil dengan kelahiran prematur dan berat lahir rendah. Bayi yang lahir prematur dapat berisiko berbagai kondisi kesehatan, seperti cerebral palsy dan masalah penglihatan serta pendengaran. Perkiraan menunjukkan bahwa 18 dari setiap 100 kelahiran prematur dapat dipicu oleh penyakit periodontal, yang merupakan infeksi kronis pada gusi. Perawatan gigi yang tepat pada ibu hamil dapat mengurangi risiko kelahiran prematur. Artikel terkait Bumil wajib tahu! Ini 10 penyebab bayi lahir prematur yang harus diwaspadai Perawatan gigi untuk ibu hamil Untuk melakukan perawatan gigi, umumnya dokter merekomendasikan perawatan dilakukan pada trimester kedua atau awal trimester ketiga kehamilan. Hal ini karena trimester pertama adalah waktu tumbuh kembang bayi, sedangkan trimester ketika berisiko meningkatkan kelahiran prematur. “Sebaiknya Anda memeriksakan kondisi gigi Anda ke dokter gigi dan dokter spesialis kandungan. Dokter akan mendiskusikan pilihan yang paling aman guna menghindari komplikasi yang mungkin terjadi selama perawatan gigi,” jelas dr. Lili Dwiyani dari alodokter. “Selain itu, dokter juga akan memastikan bahwa obat yang digunakan aman untuk ibu dan bayi. Hindari penggunaan obat tanpa instruksi dokter,” imbuhnya menjelaskan. Itulah informasi terkait gigi berlubang pada ibu hamil, semoga bermanfaat ya, Bun. Jangan lupa jika ada keluhan apapun terkait kondisi kesehatan kehamilan, hubungi dokter dengan segera. Referensi verywell family, BetterHealth, dan alodokter Baca juga Alami gigi berlubang saat hamil, istri Raditya Dika dilarang tambal gigi Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.